Fenomena Hacker dan Cracker | Tips, Resep dan Cara

Kumpulan Tips, Resep dan Cara Lengkap

Fenomena Hacker dan Cracker


Hacker dan Cracker


Hacker curi lebih dari 1 Milayar data akun pengguna Yahoo (2013)

Seorang peneliti dari perusahaan keamanan Zimperium Labs (Joshua J. Drake) telah menemukan sebuah celah keamanan (bug) yang mengancam para pengguna Android. (2015)

Hampir 5000 situs termasuk situs pemerintahan dan polri diretas hacker tanah air. (2017)

Halaman website Telkomsel diretas (2017)

Akhir-akhir ini sering sekali kita mendengar berita tentang direntasnya berbagai macam situs didunia, yang paling baru nih kemaren waktu halaman web telk****l (ga sebut merek kira iklan ) dijebol, mereka (para peretas) meminta tarif internet diturunkan (gw setuju sebenernya hehehe).

Perentas atau yang sering kita sebut sebagai Hacker mungkin banyak orang yang membenci mereka, mengapa demikian ? banyak orang menjawab karena yang mereka lakukan itu merugikan, membajak, mencuri data-data dll. Pada dasarnya masyarakat awam telah salah pengertian entang istilah hacker itu sendiri yang selalu mengarah ke konotasi negatif atau jahat. Padahal sejatinya istilah Hacker itu sendiri berbeda dengan Cracker .

kali ini kita akan mengupas beberapa perbedaan antara Hacker  dan Cracker.



Secara istilah

Hacker 

Sekelompok atau seseorang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan pekerjaan untuk mencari bug suatu sistem dan memberikan masukan yang bisa memperbaiki kelemahan sistem yang di temukanya.

Cracker 

Sebutan untuk orang yang mencari kelemahan sistem dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari sistem yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.

Prinsip Kerja

Prinsip kerja hacker dan cracker sebenarnya sama. 
Yang membedakan keduanya ya cuma tujuannya. Dari segi kemampuan juga ga jauh berbeda sih.
Tapi cracker seringkali memiliki ilmu yang lebih oke dan keberanian serta kenekatan yang lebih besar daripada hacker. Namun dari segi mentalitas dan integritas, keduanya beda jauh.

Hacker 


  • Secara umum mereka mempunyai kemampuan untuk menganalisa kelemahan (bug) suatu sistem ataupun situs, dan jika mereka bersahil menuemukannya biasanya mereka akan melaporkannya kepada si pembuat/pengembang (development) sistem tersebut untuk bisa segera diperbaiki juga memberikan masukan atau saran untuk perbaikan ttersebut.
  • Seorang hacker sangat menjunjung tinggi etika serta selalu mengembangkan kreatifitas mereka dalam merancang sebuah program.
  • Sebenernya sih seorang hacker itu murah hati loh ☺☺ dalam artian gini mereka gak sungkan membagi ilmu mereka bagi yang mau serius belajar program, tentunya ata nama ilmu pengetahuan dan kebaikan, asal jangan di salah gunakan.
  • Wajib nih buat seorang hacker adalah mengembangkan dan memperdalam pengetahuan serta ilmunya juga memperbanyak pengetahuan tentang sistem operasi yang semakin modern.

Cracker 


  • Biasanya cracker bisa membuat program  (bukan program KB yak ☺) untuk yang pasti program untuk meretas, merusak, membobol suatu keamanan sistem. contohnya : virus, carding, kode warez, pishing, dns spoofing.
  • Mereka bisa berjalan sendiri ataupun melakukannya dengan kelompok (lebih banyak sih kelompok)
  • Mempunyai website yang tersembunyi dan hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya ( yang pasti ini banyak virusnya, dijamin ) contohnya : deepweb (yang hanya bisa diakses dari browser onion, coba aja pake mozila, chrome, IE, kagak bakalan kebuka, gw udah pernah ).
  • Nah ini nih yang gw demen, IP address mereka ga bisa dilacak alias selalu berpindah-pindah.
  
Contoh Kasus Hacking
  1. Phising     
       

         Di Indonesia dialami oleh pelanggan / pengguna situs internet banking milik Bank BCA yaitu “klikbca.com”. Pada saat itu tahun 2001, ada situs internet palsu yang sangat mirip penulisannya dengan situs klikbca.com, yaitu “kilkbca.com”. Sekilas, calon korban tidak akan sadar bahwa salah tulis satu huruf saja akibatnya sangat fatal, yang akibatnya banyak pengguna internet banking Bank BCA memasukkan username, password dan nomor pin kedalam situs yang bukan seharusnya.
       
        Anda pasti tahu apa yang terjadi berikutnya, yaitu si pemilik situs palsu dengan leluasa menggunakan identitas korban untuk masuk ke situs klikbca yang sebenarnya dan mentransfer seluruh uang korban ke rekening miliknya. Kunci utama keberhasilan kejadian ini adalah tampilan situs asli dan yang palsu persis sama, sehingga korban tidak akan sadar sama sekali.

  2. Carding
       

          Kasus terbaru kejahatan Carding terjadi pada Maret 2013 yang lalu. Sejumlah data nasabah kartu kredit maupun debit dari berbagai bank dicuri saat bertransaksi di gerai The Body Shop Indonesia. Sumber Tempo mengatakan, data curian tersebut digunakan untuk membuat kartu duplikat yang ditransaksikan di Meksiko dan Amerika Serikat.
       
        Data yang dicuri berasal dari berbagai bank, di antaranya Bank Mandiri dan Bank BCA. Menurut Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, pihaknya menemukan puluhan nasabah kartu kredit dan debit yang datanya dicuri. Adapun transaksi yang dilakukan dengan data curian ini ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
       
        Kejahatan kartu kredit terendus saat Bank Mandiri menemukan adanya transaksi mencurigakan. "Kartu yang biasa digunakan di Indonesia tiba-tiba dipakai untuk bertransaksi di Meksiko dan Amerika," kata Budi. Setelah dilakukan pengecekan terhadap nasabah, ternyata kartu-kartu itu tidak pernah digunakan di sana

  3. Spoofing    
     
           Spoofing pada akun GMail Baru-baru ini heboh tentang spoofing attack pada gmail. Saya baca diblog orang yang terkena spoofing dimana dia menerima email dari dirinya sendiri padahal dia gak merasa pernah ngirim email tersebut melalui akun gmailnya.Ternyata email dia sudah terkena spoofing.

        Ciri-ciri sederhananya adalah, pada folder inbox maupun spam, terdapat email dengan sender dari “me” yang berarti kita sendiri. Pertanyaannya, buat apa kita mengirim email ke diri kita sendiri ?

Tips menghindari serangan cracker.


Sebenarnya ga ada cara yang ampuh untuk menghindari serangan cracker pada situs maupun sistem kita, karena pada dasarnya TIDAK ADA SISTEM YANG BENAR-BENAR AMAN. 
Dan mereka bisa kapanpun membobol sistem atau situs anda, tapiiiii berbuhung gw orangnya baik hati, gw akan bagi-bagi tips buat kalian supaya dapat meminimalisir serangan cracker karbitan ups (yang cuma ikut-ikutan pengin keliatan keren doang). cekidot :
  • Menggunakan password yang kuat kombinasi angka huruf dan simbol ( Kaya tulisan anak alay itu loh )
  • Selalu perbarui patch keamanan pc / laptop, karena mereka pasti akan mencoba membuat virus baru yang akan membajak sistem kalian.
  • Hindari penggunaan nama pengguna generik, maksudnya gini, nama user sama nama akun jangan disamain dengan nama admin sistem kalian.
  • Pastikan selalu menghapus cookie (sistem penyimpanan riwayat informasi), selain mempuyai manfaat agar lebih praktis ternyata bisa juga merugikan kita loh apabila kita lupa menghapus cookie maka orang lain apa lagi hacker bisa dengan mudah traveling menjelajahi browser kita.
  • Waspada terhadap situs dan link yang mencurigakan, jangan sekali-kali mengunjungi situs yang tidak jelas (mencurigakan) karena berpotensi besar berisi malware, ( apalagi yang sering mengunjungi situs-situs porno tuh), hati-hati disamping rawan dosa juga rawan serangan malware.
Segitu aja artkel dari caragini capek ngetik panjang-panjang, semoga bermanfaat bagi kalian, sebenernya ini tugas kelompok loh disuruh posting di blog, tapi jan bilang-bilang ya malu kitanya... oke sip.
Oh iya nih jan lupa mampir ke artikel kita yang lain ya, yang pasti seru, banyak pengetahuan juga, satu nih jan lupa follow ig admin @akkew96 sama ini nih satu lagi ig penikmat sastra tapi bukan fakir asmara @kejuwijen.
Akhirul kalam, wabillahitaufik wal hidayah..
Wassalamu alaikum wr.wb

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Fenomena Hacker dan Cracker